Home > Backpack, Journey > Pulau Sempu : Secuil surga yang tersembunyi

Pulau Sempu : Secuil surga yang tersembunyi

in memoriam, salah seorang sahabat kami yang telah meninggal dunia, yang merupakan driver dari petualangan kami ini, PRIMERI LISTRIKO

Pulau Sempu adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan kota Malang, Jawa Timur. Tepatnya terletak diseberang pantai Sendang Biru, obyek wisata yang cukup terkenal bagi warga Malang dan sekitarnya. Untuk menyeberang ke pulau Sempu hanya dibutuhkan waktu sekitar 20-30 menit dengan perahu bermotor. Ada apa di pulau Sempu ini? Yang paling memukau adalah Segara Anakan-nya, walaupun masih ada tempat menarik yang lain yaitu Pasir Panjang, penangkaran hewan, dll. Apa istimewanya Segara Anakan ini? Suasana ditempat ini mungkin bisa disetarakan dengan suasana pantai indah pada film layar lebar ‘The Beach’ yang dibintangi oleh Leonardo de Caprio. Bedanya pantai ini tertutup, tidak terhubung langsung dengan lautan lepas. Sulit sekali saya menggambarkan keindahannya, karena pastilah kata-kata dari saya tidak cukup untuk mewakili keindahan seperti pada kenyataannya. Segara anakan ini terbentuk akibat dari air laut, yang terhubung langsung dengan Samudera Hindia, yang menerobos masuk melalui ceruk kecil dari tebing batu-batuan sehingga menggenangi dataran didalamnya. Dan kemudian terbentuklah semacam danau air asin yang juga membentuk pantai disekitarnya. Deskripsi singkatnya mungkin seperti ini. Pantai pasir putih yang tertutup yang dikelilingi oleh tebing batu-batuan disatu sisi dan hutan disisi yang lain, dengan suasana danau adalah replika dari pantai air laut yang sesungguhnya, dimana terdapat koral-koral, biota laut seperti kerang, ikan, kepiting, dll, dengan deburan air laut samudra hindia yang terdengar cukup keras menghantam batu-batuan diluar tebing. Panjang banget ya🙂 Gambar dibawah mungkin sedikit mewakili. Gambar dibawah bukan gambar dari kamera kami, karena sialnya kami tidak membawa kamera yang sehat pada waktu berkunjung ketempat ini. Sehingga mohon maaf, pada paparan selanjutnya saya tidak dapat memperlihatkan foto yang jelas yang memperlihatkan suasana pulau Sempu.

sempu from the top

Satu hal yang menjadi catatan penting adalah yang membuat suasanya ditempat ini semakin luar biasa adalah karena kekhusyu’annya. Tempat ini tidak mudah dijangkau orang, untuk menuju ketempat ini diperlukan perjalanan jauh keluar kota, menyeberang pulau, tracking 1 jam, barulah sampai. Karena seindah apapaun suatu tempat, misalkan ada pantai yang 2x lebih indah dari tempat ini namun suasananya seramai dan sekotor seperti pantai Kuta Bali, maka hilanglah sudah keindahannya.

menatap-langit

Melihat akses menuju kesana, keindahannya, suasana yang ditawarkan, maka obyek wisata yang satu ini tidaklah cocok untuk wisata sejenak (maksudnya hanya 1-2 jam berada disini). Obyek wisata ini lebih cocok untuk camping. Pagi hari kita bisa berenang di ‘laut’ namun tidak akan terbawa arus, tracking di siang hari, mencari kerang disore hari, dan kegiatan-kegiatan menarik yang lain. Akses menuju kesana dimulai dari kota Malang. Kota yang terkenal karena buah apelnya ini, bisa dijangkau dengan mudah dari manapun. Baik melalui bus, kereta api, ataupun pesawat terbang. Sendang Biru sendiri berjarak kurang lebih 60 km perjalanan dari kota Malang. Rombongan kami berangkat dari Surabaya menggunakan mobil pribadi. Namun bagi yang akan menggunakan angkutan umum aksesnyapun tetaplah mudah.

Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi rutenya adalah Malang kedaerah Gadang kemudian menuju Turen dan dilanjutkan kearah Sendang Biru. Untuk yang masuk kota Malang dari arah Selatan (Blitar dan sekitarnya) dari daerah Kepanjen dapat langsung menuju Turen (tanpa perlu masuk kota Malang). Dari kota Malang perjalanan hingga mencapai Sendang Biru kira-kira menghabiskan waktu kurang lebih 2-3 jam, dengan track setelah daerah Turen adalah track pegunungan yang berkelok-kelok.

berburu-kerang

Bagi yang menggunakan angkutan umum, semua berawal dari terminal Gadang (Malang Selatan). Jika anda berada diterminal Landungsari ataupun Arjosari, dapat naik angkot dengan jurusan terminal Gadang. Dari terminal Gadang, jika anda tiba disini pagi hari, maka akan ada angkutan yang langsung menuju Sendang Biru. Siang hari angkutan ini tidak beroperasi. Namun jika angkutan ini sudah habis, maka tidak perlu khawatir. Anda dapat naik angkutan tipe elf (orang Surabaya menyebutnya bison) yang menuju arah Turen. Dari Turen anda lanjutkan dengan naik angkutan pedesaan yang menuju Sendang Biru. Untuk tarif sendiri saya tidak update. Tapi mungkin dari Gadang ke Turen biayanya sekitar 5 ribu dan dari Turen ke Sendang biru sekitar 10 ribu rupiah.

Setibanya di Sendang Biru anda dapat langsung menuju obyek wisata pantai Sendang Biru. Ongkos masuk sekitar 3 ribu rupiah (lupa🙂 ). Bagi yang tidak ingin menyeberang ke pulau Sempu, maka dapat masih dapat menikmati indahnya Pantai Sendang Biru ini. Sesuai dengan namanya, pantai ini benar-benar berwarna biru kehijau-hijauan yang sangat jernih. Dipantai ini banyak sekali kapal-kapal nelayan yang bersandar, karena memang tempat ini terkenal dengan pelelangan ikannya. Jika anda ingin membawa oleh-oleh ataupun bekal selama camping di Pulau Sempu, maka hendaknya menyempatkan diri ketempat pelelangan ikan ini.

bergaya-dtengah-laut

Untuk yang membawa kendaraan pribadi dan berniat menginap di Pulau Sempu jangan lupa menitipkan kendaraannya. Anda bisa menitipkan kepada petugas penjaga ataupun juga kepada warga sekitar. Harga tergantung keahlian lobi masing-masing. Sambil makan anda bisa mengobrol dengan si empunya warung menanyakan dimana bisa menitipkan kendaraan. Itu salah satu tips dari saya. Untuk menyeberang ke Pulau Sempu, banyak kapal yang menawarkan jasanya. Anda tidak perlu repot mencari karena biasanya orang tersebutlah yang akan menghampiri anda. Pintar-pintarlah menawar. Saya dan rombongan pada saat itu membayar dengan harga 50 ribu rupiah. Itu sudah termasuk pulang pergi. Jangan lupa untuk memberitahu kapan waktu penjemputannya kepada orang tersebut, jam berapa dan berapa hari lagi. Dan tepatilah. Karena jika tidak, dan anda tidak bertemu kapal penjemput anda, maka anda akan terdampar di Pulau Sempu atau harus kembali dengan berenang🙂

Didalam kapal anda bisa membuktikan sendiri bagaimana kejernihan pantai ini. Semakin ketengah semakin biru. Dan dari kejauhan tampak laut lepas dengan hamparan yang semakin indah. Perjalanan menyeberang ini menghabiskan waktu 20-30 menit. Dari pantai Sendang Biru, tujuan pendaratan di Pulau Sempu ada 2, yaitu untuk yang menuju danau air tawar dan untuk yang menuju Segara Anak. Tentulah tujuan kita ke yang kedua. Dan itu yang harus diberitahukan kepada pemilik kapal (tentulah orang tersebut sudah akan menanyakan tujuan sebelum berlayar🙂 ).

Sesampainya di Pulau Sempu, kita perlu tracking untuk menuju ke Segara Anakan. Track nya sudah terbuka dan jelas sehingga kemungkinan tersesat sangatlah kecil. Waktu tracking kurang lebih 45 menit. Dan jika sudah sampai, bagi yang pertama kali kesini, siap-siaplah terkesima dan takjub. Jika belum ada orang lain, anda bisa berteriak sekencang mungkin (seperti kami) untuk melampiaskan kekaguman.

Carilah tempat yang nyaman untuk membuka tenda yang ada disekeliling pantai. Dan selamat menikmati petualangan yang tidak akan anda lupakan di Pulau Sempu ini.

Epilog: Pada saat rombongan saya ketempat ini di tahun 2005, saat itu kami belum mengenal ‘petualangan modern’. Kami belum mengenal backpack, tenda dome, perlengkapan masak, dll. Sehingga lihatlah seperti apa kami. Terpal yang dirakit sedimikian hingga menjadi tenda, kardus-kardus mie instan dan air mineral yang dijunjung seperti orang pengungsi, memasak dengan kayu bakar dan minyak tanah, dll. Benar-benar kenangan yang indah.

in-memories

Rute:

  • Malang – Gadang – Turen – Pantai Sendang Biru
  • Pantai Sendang Biru – Pantai pendarantan Pulau Sempu
  • Pantai pendaratan Pulau Sempu – Segara Anak

Tarif:

  • Gadang-Turen = Rp 5.000 (perkiraan)
  • Turen-Sendang Biru = Rp 10.000 (perkiraan)
  • Ongkos masuk = Rp 3.000 per orang (belum update)
  • Sewa kapal = Rp. 50.000 (nego)

Tips:

  • Jangan berkunjung di musim liburan sekolah, karena ke khusyu’ an Segara Anak Pulau Sempu akan hilang.
  • Sumber air tawar cukup jauh, sehingga bawalah kebutuhan air mineral dengan cukup sesuai hari, jumlah orang dan kebutuhan.
  • Selama di Pulau Sempu anda juga bisa berkunjung ke Pantai Pasir Panjang yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Satu jam tracking dari Segara Anak.
  • Bawalah alat pancing. Selain memancing menyenangkan, ikan yang didapat bisa dijadikan santapan selama camping ditempat ini.
  1. August 1, 2009 at 10:15 am

    artikelnya menarik, mas. beda sama cerita2 lain tentang sempu. yang ini lebih deskriptif dan informatif.
    saya berencana untuk ke sempu minggu depan dan membaca ini sungguh membantu.:mrgreen:

    • panghalusnya
      January 6, 2010 at 11:59 pm

      matur suwun mas

  2. Moch.Eko.Hariono
    January 6, 2010 at 3:58 am

    Lumayan juga Artikelnya,………
    Sempu di tahun 2005 mungkin tak seindah 10 tahun sebelumnya,apalagi sekarang,…….
    Pesanku…Silahkan berkunjung ke ” Surga Tersembunyi ini ” dengan tanpa merusak dan turut melestarikannya………….
    Kini Pasir pantainya bikin gatal, kejernihan airnya sudah tak merata lagi dan masih banyak perubahan ironis pada Surga tersebut………

    JAGA DAN LESTARIKAN……………

    • panghalusnya
      January 6, 2010 at 11:59 pm

      betul sekali mas. kebiasaan tak bertanggung jawab para pengunjung harus dihilangkan. kita diberi kesempatan untuk menikmatinya. dan kita juga punya tanggung jawab agar generasi selanjutnya juga masih bisa menikmatinya.

  3. david
    May 24, 2010 at 4:18 pm

    makasih mas atas artikelnya,soalnya saya mau ke sempu bulan juni 2010…sukses terus..

  4. cowok Malang
    June 13, 2010 at 8:46 am

    oke maksih juga klau aku mau ke sempu nti bln Juli 2010

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: