Home > Belanja > Flexible Camera Tripod

Flexible Camera Tripod

Flexible Camera Tripod

Untuk kesekian kalinya lagi, kali ini saya dolan cuma berduet dengan Mantos. Kami berencana untuk mendaki Gunung Sindoro. Sebenarnya rencana awal adalah berenam. Tapi karena tiba-tiba anggota yang lain ada kesibukan masing-masing dan kemudian mengundurkan diri, maka jadilah kami mendaki cuma berdua. Bagi saya dan Mantos tidak ada masalah mendaki gunung hanya berdua saja, karena kami sudah biasa melakukannya. Tapi tetap saja ada tidak enaknya. Salah satunya adalah permasalahan potret memotret dengan kamera. Dan ini adalah permasalahan klasik kami. Seperti halnya pendakian gunung Arjuno, Madura tour, dll. Karena cuma berdua, maka jika ada yang ingin di-potret (foto) maka dia akan foto sendiri-sendiri terus. Dan bagi saya dan Mantos hal itu terasa tidak nyaman. Berbeda jika pergi minimal bertiga. Jika ada yang difoto maka akan foto berdua.  Ditambah lagi, tentu saja pada momen-momen tertentu ingin berfoto bersama secara full team. Sebut saja di puncak gunung. Tidak enak rasanya jika foto sendirian.

Solusinya sudah barang tentu adalah tripod.

Dan berbeda dari jaman dulu, kali kami punya teman yang memiliki tripod, sehingga jika kami ingin meminjamnya kami dapat dengan mudah melakukannya. Namun walaupun demikian, tripod yang dimiliki teman kami tersebut adalah tripod ukuran standard dengan panjang terlipat sekitar 1 meter dengan berat kurang lebih 1 kilogram, sehingga faktor ukuran dan berat tersebut menjadi masalah yang lain. Kami cuma berdua dan mengangkat backpack yang sudah penuh dengan logistik pendakian. Wah, jika harus ditambah lagi dengan tripod, selain akan memakan tempat, juga bakal ribet. Akhirnya kami putuskan untuk memakai cara lama saja. Jika ingin berfoto bersama maka akan mencari ganjel (penyangga) baik itu batu, tas, atau apa saja yang bisa dijadikan penyangga. Atau bisa juga dengan memegang kamera dengan menjulurkan tangan dan memoto diri sendiri dan teman yang ada disampingnya. Hasilnya ya tentu saja kurang memuaskan, tapi lumayan lah daripada tidak ada foto bersama.

Ohya,  soal ganjel mengganjel, kamera digital saya Casio Exilim EX-Z75 yang memiliki body sangat ramping benar-benar hampir dikatakan tidak bisa berdiri diatas media yang sedikit saja tidak rata. Sehingga untuk urusan ini saya serahkan kepada kamera teman saya Mantos, Sony DSC-S730 yang body-nya lebih lebar, sehingga bisa sedikit diatur untuk berdiri sedikit menunduk atau mendongak.

Tapi semua itu akan menjadi masa lalu. Saat browsing-browsing di Deal Extreme saya menemukan produk ini. Flexible Camera Tripod. Mantab, benar-benar useful. Sebenarnya saya pernah membaca disebuah majalah (saya lupa majalah apa) bagaimana membuat tripod mini yang fleksibel seperti ini. Saya benar-benar tertarik untuk memilikinya. Tapi untuk membuatnya sendiri, pikir dua kali. Karena selain harus mencari kawat yang tepat sehingga tidak terlalu keras dan juga tidak terlalu lentur, juga harus mencari baut screw nya. Sedikit ribet juga. Tidak menyangka kalau ternyata ada yang jual siap pakai.

Lihat saja, dengan flexible camera tripod ini, kamera saya yang slim bisa nangkring dimana saja. Diatas batu oke. Diatas tas oke. Didahan pohon oke. Diatas tanah langsung oke. Posisi jungkir balik juga oke. Posisi kamera mau menunduk mau mendongak bisa diatur sesuka hati. Ukurannya sangat kecil dan ringan. Bisa dibawa kemana saja. Benar-benar sangat berguna. Harga juga sangat terjangkau. Masuk akal lah di dompet. Harga cuma 50 ribu rupiah. Daripada beli tripod mini bisa, kalau saya lebih menyukai ini. Ya karena ke-fleksibel-annya tadi. Selain harga yang jauh lebih murah. Hanya saja kekurangannya dibanding tripod mini biasa adalah kemampuan menahan beratnya. Berat maksimum yang bisa ditahan sekitar seperempat kilo.  Jadi ya cuma bisa untuk menahan kamera pocket biasa. Kalau kamera SLR berlensa berat atau Camcoder (handycam) tipe lama yang berat ya langsung letoy deh🙂.

Soal belanja di Deal Extreme, saya benar-benar menyukainya. Menyesal tidak tahu situs ini sejak lama. Mengapa saya menyukainya? Pertama, karena free shipping, alias bebas bea kirim. Mereka mengirimnya dengan airparcel mail, sehingga bea kirim bisa ditekan. Atau sebenarnya menurut saya, bea kirim sudah mereka bebankan pada harga jualnya. Tapi walaupun demikian, dan ini merupakan alasan kedua saya menyukainya, adalah harga jual produk-produk mereka yang sangat murah. Bahkan saya menjumpai harga jual produk mereka lebih murah daripada harga pasaran ditoko yang saya jumpai langsung. Alasan ketiga, saya bisa puas melihat-lihat barang yang dijual disini. Semua serba-serbinya, tinggal browse saja. Kalau ditoko kan kita harus tahu barang sebelum kita membelinya. Saya menemukan barang-barang unik yang selama ini saya idam-idamkan dan tidak tahu harus membeli dimana akhirnya ketemu disini. Dan lihatlah, wish list (daftar barang yang ingin dibeli) saya sangat banyak. Tapi karena saya pintar untuk me-manage antara keinginan dan kebutuhan maka saya bisa menahan keinginan membeli saya yang menggelora tersebut🙂 Saya akan membeli pada saat yang tepat.

Namun bedanya dengan membeli langsung ditoko dengan membeli secara import ini, ya kita harus sabar menunggu barang datang. Apalagi dikirim via airpost mail, sehingga tidak bisa untuk barang yang dibutuhkan secara mendesak. Untuk pengiriman ke Indonesia paling cepat satu minggu. Itupun untuk kota-kota besar. Sehingga untuk yang berada didaerah ya harus lebih sabar lagi.

Ohya ketika menerima kiriman barang pesanan, kita akan dikenakan biaya Rp.3.000 (tiga ribu rupiah) dari kantor pos. Biaya tersebut adalah bea masuk. Tapi kadang saya juga dikenakan biaya tambahan Rp.4.000 (empat ribu rupiah) untuk bea cukai. Saya tidak tahu kapan barang tersebut dikenakan cukai kapan tidak. Tapi karena ‘cuma’ empat ribu rupiah ya saya ikhlaskan saja.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: