Home > Kisah > Kombinasi Google Maps Mobile, Flash Unlimited, dan Kendaraan Pribadi

Kombinasi Google Maps Mobile, Flash Unlimited, dan Kendaraan Pribadi

Routing List

Selama ini belum pernah saya memaksimalkan software Google Maps yang saya install di handphone Nokia 6120 Classic saya. Software dengan platform Symbian 3rd edition yang sudah saya install lama ini paling hanya saya gunakan untuk mengetahui posisi saya sampai dimana ketika saya naik bis atau kereta api menuju kota yang belum familiar bagi saya. Fasilitas routing belum pernah tersentuh sama sekali bahkan.

Saya (dan teman) pernah menggunakan fasilitas routing di Google Maps, namun untuk Google Maps di komputer bukan handphone, ketika kami akan ber-backpacking ke Thailand, Malaysia dan Singapore. Itu juga sedikit ada gunanya, karena kami disana menggunakan angkutan umum, sehingga hasil routing yang kami print tersebut juga tidak berguna. Hanya kadang membantu untuk memperkirakan berapa jarak dari satu tempat ke tempat lain yang kami kunjungi. Atau membantu sebagai peta ketika kami bingung sedang berada dimana (dengan berharap lokasi kami pada saat itu ada dalam kumpulan peta hasil routing kami tersebut).

Barulah pada saat saya berlibur ke Bali pada libur lebaran 1430H ini, saya untuk pertama kali memaksimalkannya, dengan fungsi routing yang ada pada Google Maps tersebut.

Awalnya saya tidak terpikirkan juga untuk memanfaatkannya (lupa kalau punya Google Maps di handphone), dan berniat memanfaatkan petunjuk/marka jalan seperti biasanya. Memang kalau dari kota ke kota tidak masalah. Jelas ada marka disetiap persimpangan jalan. Yang jadi masalah adalah untuk perjalanan dalam kota. Marka tidak mungkin menunjukkan semua destinasi bukan. Atau perjalanan dari satu obyek wisata ke obyek wisata yang lain, seperti yang kami lakukan kali ini. Tidak nyaman sama sekali jika kita harus bertanya disetiap persimpangan.

Barulah saya teringat akan Google Maps di handphone saya ini. Kombinasi antara Google Maps, Sim Card yang dipersenjatai dengan Flash Unlimited, Melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, dan berada di kota besar akan menjadi senjata yang benar-benar powerful.

Dan memang benar. Dengan fasilitas routingnya, perjalanan saya dari Tanah Lot ke Nusa Dua benar-benar sangat lancar walaupun harus menghadapi persimpangan-persimpangan dalam kota yang sangat banyak. Tidak perlu clingak-clinguk disetiap persimpangan. Dan gas pun bisa diinjak dengan mantap karena sudah yakin dengan arah yang ditempuh. Berikutnya dari Nusa Dua ke Pantai Sanur ditempuh dengan mudah. Pantai Sanur ke Pura Besakih juga tidak ada masalah. Pura Besakih ke Kintamani juga tetap lancar jaya. Map-nya benar-benar sangat detail, dan routingnya juga sangat mantap. Kita bisa melihat jaraknya secara detil. Sehingga sangat membantu perencanaan perjalanan kita.

Untuk routing yang perlu dilakukan hanya search lokasi terlebih dahulu. Pilih hasil search yang sesuai dengan maksud kita. Kemudian pilih routing.

Routing

Google Maps Mobile mengambile update posisi berdasarkan lokasi BTS (Base Transceiver Station) dari penyedia layanan seluler yang bersangkutan, sehingga ada toleransi posisi terhadap lokasi kita sesungguhnya. Untuk kota-kota besar dimana jumlah BTS sangat banyak dan relatif dengan jarak yang tidak terlalu jauh, maka toleransinya pun semakin kecil. Namun sebesar apapun toleransinya, kita masih tetap dengan mudah mementukan posisi kita (dengan sedikit melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitar tentunya untuk bandingkan dengan peta di Google Maps).

Note:

  1. Saya menggunakan fasilitas internet ulimited sehingga membuat semuanya ini tidak masalah. Namun untuk penggunaan diluar negeri jelas tidak memungkinkan lagi bagi saya. Karena internet tidak murah lagi. Untuk itu saya tetap berencana untuk menggunakan jasa GPS untuk kepenting ber-backpacking di luar negeri.
  2. Jika Google Maps dipersenjatai dengan GPS bluetooth yang telah di-pairing terhadapnya, maka akan semakin powerful lagi. Karena posisi benar-benar akan sangat akurat.
  1. amilus
    July 18, 2010 at 9:12 am

    maaaaat,…:D , eh aku bayangin kalo kita jalan2 ke tangkuban perahu yang duluuuuuu itu, inget gak? ..pake perangkat ginian, hehehe.
    trus kok ga ada lanjutan nih blog-nya?? manna? manna?

    • panghalusnya
      July 18, 2010 at 8:22 pm

      luuuuusssss…..kenangan tangkuban prau bener2 melekat dijiwa….
      budal numpak mobil taft diisi orang 6, enek mudi sing awake gedhe sisan..haha…
      satu hal yang membuatku menyesal, kenapa kamerane kok gak jelas kabeh. jadi gada kenangan dalam bentuk foto…hiks..hiks…:(
      wah ngikuti blogku sing gak jelas iki tho…jadi malu…oke2 mariki tak aktip menulis lagi….:)

  2. amilus
    July 21, 2010 at 10:30 am

    yup_yup, ditunggu updatenya yaaa…aku link juga di blog-ku ye?🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: